Home

PELATIHAN JURNALISME LIPUTAN PILKADA SUMUT

Kerjasama Yayasan KIPPAS – Yayasan TIFA Jakarta

 

LATAR BELAKANG

            Seusai hajatan pemilihan gubernur pada April 2008 lalu, masyarakat Sumatera Utara, khususnya mereka yang berdiam di kabupaten, Deli Serdang, Tanah Karo, Dairi, Langkat, Tapanuli Utara, Padang Lawas (Utara), dan Batubara, pada Oktober 2008 tengah bersiap-siap untuk memberikan suara mereka dalam ajang pemilihan kepala daerah.

            Tidak dapat dipungkiri bahwa media massa, memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pilkada. Hal ini tidak lepas dari kecenderungan menguatnya peran media massa dalam mempengaruhi preferensi politik para pemilih dalam pilkada. Menurut pakar komunikasi Dedy N Hidayat, sebagian besar proses politik di negara kita telah berubah menjadi mediated politics atau bahkan media driven politics. Artinya, media massa telah mengambilalih fungsi penghubung antara politisi (calon pemimpin) dengan warga. Proses memproduksi dan mereproduksi berbagai sumber daya politik, seperti menghimpun dan mempertahankan dukungan warga dalam pilkada, memobilisasi dukungan warga terhadap kebijakan/program kandidat, merekayasa citra kinerja sang kandidat, dan sebagainya, banyak dijembatani, atau bahkan dikemudikan oleh kepentingan dan kaidah-kaidah yang berlaku di pasar industri media (Deddy N Hidayat: 2004).

            Karena itu para kandidat, tim sukses, dan para politisi dari parpol pendukung, berlomba-lomba untuk “menguasai” atau “mendekatkan diri dengan media massa”. Banyak ragam laku dilakukan politisi agar dapat menjadi “sahabat pers”. Mulai dari kunjungan ke kantor redaksi dengan alasan menjalin tali silaturahmi atau mengenalkan pengurus parpol, membuat undangan menghadiri perayaan tertentu, dsb.  

            Pada titik inilah kerap muncul problema etika pada pemberitaan media massa. Namun terlepas dari tarik menarik kepentingan yang ada, profesionalisme pekerja media tetap harus dikedepankan agar pekerja media menghasilkan berita-berita yang objektif dan kritis. Tujuannya agar berita yang ada menjadi sumber evaluasi pemilih dalam menentukan pilihannya terhadap kandidat yang akan dipilihnya. Dari sini, media massa berperan memfasilitasi terbangunnya pemilih-pemilih kritis, yang tidak lagi menjatuhkan pilihannya karena faktor kesamaan suku, agama, atau kekerabatan.

            Selain itu, media massa juga diharapkan perannya untuk mengangkat suara-suara dari kelompok masyarakat marjinal, yang seringkali kepentingannya terabaikan. Misalnya kepentingan kaum difable (different abilities), kaum perempuan, dan pemilih pemula. Kelompok ini seringkali luput dari agenda pemberitaan media massa. Padahal keberadaan kelompok-kelompok marjinal dalam konteks demokrasi, juga perlu dihargai walau secara kuantitas mereka mungkin kecil.

            Pekerja media, sesuai dengan fungsinya sebagai media public watch dog, juga dituntut  untuk menjalankan monitoring agar terbangun pilkada yang transparan dan bersih. Dengan pemikiran-pemikiran seperti itulah Workshop Jurnalisme Liputan Pilkada Sumut diadakan.

 

TUJUAN KEGIATAN

1.                  Meningkatkan pemahaman konsep dan teknik standar peliputan pilkada jurnalis dalam meliputan pelaksanaan pilkada  Sumut 2008;

2.                  Meningkatkan pengetahuan dan teknik pemantauan berbagai proses pelanggaran pilkada, khususnya pada tahapan kampanye, proses perhitungan dan penetapan suara;

3.                  Meningkatan ketrampilan menulis (news) features berperspektif jurnalisme damai untuk mendorong terbangunnnya Pilkada Sumut Damai;

4.                  Memberikan pengetahuan tentang proses, tahapan dan potensi-potensi konflik selama pelaksanaan pilkada Sumut;

5.                  Memfasilitasi perencana liputan mendalam Pilkada Sumut 2008 mulai dari latar belakang masalah, angle, daftar pertanyaan, narasumber, lama liputan dan pelaporan.

Pelatihan akan diadakan sebanyak 3 (tiga) angkatan, dengan lama pelatihan 3 hari.

ANGKATAN I : TANGGAL 10 – 12 OKTOBER 2008

ANGKATAN II: TANGGAL 12 – 14 OKTOBER 2008

ANGKATAN III: TANGGAL 14-16 OKTOBER 2008

Bagi wartawan yang bertugas di tujuh kabupaten di Sumut yang akan melaksanakan pilkada tahun 2008 ini, jika tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut, silakan menghubungi Sekretariat Yayasan KIPPAS: 061-8211810 a.n. Sumarlan atau Kamti Saragih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s