Home

aceh-1.jpgPelaksanaan: 31 Agustus – 5 September 2007

Untuk ke-6 kalinya, KIPPAS bekerjasama Uni Eropa akan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan “Pelatihan Jurnalisme Damai untuk Meliput Proses Reintegrasi” dan Kegiatan Liputan Mendalam.

Sebagaimana diketahui tercapainya perdamaian antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sesuai MOU Damai Helsinki bulan Agustus 2005  adalah sebuah rahmat dan prestasi besar tidak hanya untuk perdamaian antara gerakan separatis dengan pemerintah, akan tetapi juga bagi masyarakat Aceh dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.  

Salah satu pekerjaan besar yang sudah dan terus dikerjakan adalah proses reintegrasi, yang secara formal ditangani oleh Badan Reintegrasi Damai Aceh (BRAD). Reintegrasi itu sendiri merupakan proses stabilisasi dalam masa transisi konflik. Melalui bantuan dana reintegrasi pemerintah, organisasi-organisasi badan dunia dan ornop (nasional maupun internasional), upaya untuk membangun tali silaturahmi terus dirajut. Namun realitasnya banyak ketegangan muncul di lapangan.  Pers memiliki peran strategis untuk memperkuat usaha-usaha membangun tali silaturahmi tersebut. Untuk itu, pers harus mampu menstransformasikan peran mereka agar tidak sekadar sebagai pewarta informasi yang mengutamakan nilai konflik semata. Pers harus berperan aktif dan pro aktif dalam ikut mendorong para pihak untuk membangun tali silaturahmi dan menjaga perdamaian. Hal ini mengingat daya persuasi pers untuk memperkuat perubahan pola pikir dan pola tindak seseorang.  

Pelatihan akan diadakan di Medan, mulai 31 Agustus – 5 September 2007 bertempat di Hotel Garuda Plaza Medan.

Tujuan

  1. Meningkatkan pemahaman konsep dan teknik jurnalisme damai bagi para jurnalis media cetak dan radio yang berguna bagi jurnalis ketika mereka melakukan liputan reintegrasi di Aceh;
  2. Meningkatan ketrampilan menulis straight news dan (news) features berperspektif jurnalisme damai untuk liputan reintegrasi di Aceh;
  3. Memberikan informasi tentang proses, tahapan, kegiatan, dan potensi-potensi konflik yang mungkin selama proses reintegrasi di Aceh;
  4. Mempersiapkan rencana liputan mendalam proses reintegrasi di Aceh, mulai dari latar belakang masalah, angle, daftar pertanyaan, narasumber, lama liputan dan pelaporan. 

Metode Kegiatan

  1. Ceramah dan Diskusi (kelompok)
  2. Curah Pengalaman
  3. Praktek Liputan Lapangan
  4. Praktek Penulisan 

Kegiatan Liputan Mendalam           

Kegiatan liputan mendalam adalah sebuah upaya untuk memfasilitasi peserta pelatihan untuk melakukan liputan-liputan seputar isu pelaksanaan proses Reintegrasi dan hasil-hasilnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir karya-karya jurnalistik dalam bentuk features berperspektif jurnalisme damai, yang dimuat (disiarkan) pada institusi pers dimana jurnalis bekerja atau berkontribusi. Pada akhir tahun program, karya-karya jurnalistik terpilih akan dipadukan dengan seperangkat materi pelatihan lain, dan diterbitkan dalam bentuk buku. 

Jangka Waktu dan Pendanaan Kegiatan Liputan Mendalam           

Kegiatan liputan mendalam dilakukan selama 2 minggu (12 hari efektif) sejak ditandatanganinya kontrak dengan jurnalis terpilih. KIPPAS hanya memberikan paket bantuan dana liputan sebesar Rp 1.200.000 (satu juta duaratus ribu rupiah) per orang. Biaya-biaya lain yang ditimbulkan dari kegiatan liputan mendalam, tidak menjadi tanggungan KIPPAS. 

Mentoring           

Mentoring dilakukan dengan menggunakan sarana milis, yang akan dibentuk secara khusus untuk mewadahi komunikasi diantara para peserta kegiatan liputan mendalam. Untuk mengkoordinasikan proses mentoring,fasilitator bersama pelatih akan melakukan monitoring untuk mendiskusikan kemungkinan terjadinya hambatan-hambatan pada saat liputan. Mentoring juga dilakukan  ketika jurnalis hendak menulis dan atau tengah melakukan kegiatan penulisan.  

Peserta Kegiatan

  1. Peserta kegiatan terdiri dari 18  (delapan belas) jurnalis cetak dan 5 (lima) radio di Aceh dan Medan. Peserta adalah jurnalis yang pernah memiliki pengalaman menulis (news) feature (topik apapun). Bukti tulisan, baik dalam bentuk klipping atau rekaman suara, harus disertakan ke panitia (dapat dibawa pada saat pelatihan);
  2. Peserta wajib membuat rencana liputan (ToR), yang nantinya akan dipresentasikan, direvisi dan dikompetisikan dalam kegiatan pelatihan untuk diberikan fasilitas pendanaan oleh panitia;
  3. Panitia hanya akan memilih 10 ToR Liputan terbaik untuk difasilitasi dalam bentuk “Kegiatan Liputan Mendalam”;
  4. Pengaturan hak dan kewajiban secara detil, akan diatur dalam sebuah ikatan perjanjian antara KIPPAS dengan peserta yang terpilih ToR liputannya. Untuk itu KIPPAS mengundang 8 orang jurnalis dari media cetak yang bertugas di Aceh, untuk mengikuti kegiatan tersebut. (Saat ini jatah untuk 15 jurnalis sudah terisi).Apabila jumlah peminat melebihi kuota yang dibutuhkan, maka KIPPAS akan melakukan seleksi. Bagi mereka yang berminat, silakan menghubungi bagian sekretariat KIPPAS:

u.p. Nora Dasopang

Telpon/fax: 061-8211810

Email: yayasan_kippas@yahoo.com

delianora@yahoo.co.id    

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s